Selasa, 02 Januari 2018
Sabtu, 23 September 2017
Pemodelan Grafis Untuk Games
Game merupakan suatu permainan
yang membutuhkan interaksi antara user dengan karakter dan juga lingkungan yang
ada dalam game tersebut. Karakter dan lingkungan yang terdapat pada game
merupakan hasil dari suatu pemodelan grafis yang dapat menjadikannya tampak
nyata, baik berbentuk 2 dimensi maupun 3
dimensi. Karakter dan lingkungan yang ada pada game terlihat semakin nyata
seiring dengan perkembangan teknologi. Bahkan user juga dapan merasakan keadaan
didalam game dengan adanya teknologi virtual reality. Tidak hanya dapat
dimainkan pada computer, saat ini game juga dapat dimainkan pada konsol, konsol
portable, bahkan juga pada smartphone.
Game banyak digunakan sebagai
sarana hiburan bagi semua kalangan. Bahkan saat ini game sudah mulai dijadikan
sebagai tempat untuk memperoleh keuntungan seperti pembuat game, kompetisi game
dan banyak lagi. Game juga dapat digunakan sebagai sarana untuk mengasah otak
karena di dalam game kita akan menemui rintangan untuk menyelesaikan suatu game.
Selain itu, game dapat menimbulkan perasaan bagi user yang memainkannya, baik
perasaan senang, sedih, menegangkan, atau ketakutan sesuai dengan cerita yang
ada pada game tersebut. Semua yang dirasakan oleh user pada saat memainkan game
sangat dipengaruhi oleh karakter, lingkungan pada game, dan juga cerita yang di
sampaikan.
Karakter pada game dibuat dengan
menggunakan teknologi pemodelan grafis dengan bantuan software visual yang digunakan
untuk membuat suatu karakter dan juga lingkungan pada game. Salah satau
software pembuatan karakter yang banyak digunakan adalah blender. Selain penggambaran karakter secara
langsung menggunakan software, banyak game yang menggunakan manusia untuk penggambaran
mimik wajah, gerakan, gerak bibir, dan sifat-sifat yang ada pada manusia agar
dapat menghasilkan karakter pada game yang lebih realalistis. Karakter pada
setiap game memiliki keunikan, dan ciri khas masing-masing sesuai dengan
keadaan, penggambaran sifat, dan juga alur cerita pada game yang akan dibuat.
Karakter pada game akan memperkuat alur cerita dari sebuah game.
Cerita pada game juga sangat
berperan penting untuk membuat user yang memainkan semakin tertarik untuk
menyelesaikan suatu game. Penggambaran karakter didasari dari cerita yang akan
disampaikan oleh pembuat game kepada user. Alur cerita juga akan menentukan
ekspresi, gerakan, kostum, dan tingkah laku dari karakter-karakter yang ada
didalam game. Lingkungan pada game juga mendukung cerita yang telah di tentukan
sebelumnya. Kesesuaian antara lingkungan dengan cerita sangat di butuhkan agar
user dapat memahami suasana didalam game dengan benar.
Setelah semua komponen game seperti
cerita, karakter, lingkungan, serta animasi-animasi yang akan digunakan pada
game selesai dibuat, maka tugas yang harus dilakukan bagi pembuat game adalah
menyatukan semua komponen dan menyesuaikannya agar dapat terlihat menarik dan
sesuai dengan yang diharapkan. Proses penggabungan ini akan menentukan hasil
dari game yang akan di mainkan nantinya. Pada proses penggabungan ini, karakter
yang telah di buat akan di tempatkan pada lingkungan game sesuai dengan cerita
serta memilih penggunaan animasi pergerakan dan tingkah laku karakter yang
sesuai dan didukung dengan efek musik yang di tambahkan di dalamnya. Dengan kesesuaian
ini, user akan dapat dengan mudah memahami game yang sedang dimainkan.
Sumber :
- https://en.wikipedia.org/wiki/Video_game
( di akses pada 22 September 2017 pukul 14.20 )
Minggu, 18 Juni 2017
Pemerintah, Keamanan dan Standar Web (Bab 6)
Tak jarang
ditemui adanya informasi yang tidak sesuai dengan kebutuhan bahkan informasi
yang bersifat tidak benar. Keadaan ini membutuhkan adanya suatu kontrol dan
peraturan agar informasi yang berada dalam web menjadi suatu fakta yang dapat dibuktikan
kebenarannya. Peran pemerintahan sangat penting dalam menghadapi masalah ini. Selain
itu keamanan data yang ada didalam web perlu di tingkatkan dari pihak-pihak
yang dapat merugikan pengguna web.
6.1 Standar dan Kebijakan
Penetapan suatu
kebijakan dapat mewujudkan penghematan biaya untuk skala ekonomi serta
menjadikan penggunaan web lebih efisien. Selain kebijakan, suatu standar perlu
di bentuk sebagai suatu kontrol atas informasi yang ada di web sehingga
memudahkan penggunanya. Standar dan kebijakan ini dirancang untuk menciptakan
prilaku pengguna yang lebih bak serta dapat menentukan siapa yang berhak
menggunakan dan merubah sumber daya informasi dan dalam kondisi apa.
6.2 Isu Hak Cipta
Kita ketahui
bahwa didalam web terdapat banyak informasi dari berbagai sumber. Oleh karena
itu, peran hak cipta diperlukan untuk melindungi karya-karya pengguna web. Dengan
adanya hak cipta, pencipta dapat membatasi bahkan mencegah adanya penyebaran
informasi dari pihak yang tidak memiliki izin dengan tujuan memperoleh
keuntungan dalam bentuk materi.
6.3 Perilaku Diluar Logika
Dalam penggunaannya,
pengguna web tidak selalu sesuai dengan logika. Contohnya pembuatan suatu
halaman yang hanya bertujuan untuk mengambil keuntungan dari pengguna tanpa
memberikan informasi yang sesuai dengan kebutuhan. Hal ini perlu di atasi
dengan adanya algoritma-algoritma pembanding dari mesin pencari agar apa yang
di cari oleh pengguna sesuai dan tepat dengan kebutuhannya, sehingga informasi
yang diterima lebih efisien.
6.4 Privasi dan Identitas
Dengan kemudahan
yang dimiliki oleh web, tak jarang adanya penyalahgunaan yang dilakukan oleh
pihak tertentu. Salah satunya adalah penyalahgunaan privasi dan identitas dari
pengguna web. Sebagai contoh adalah pembajakan akun dari pengguna web,
penggunaan identitas pembayaran orang lain untuk memperoleh keuntungan, dan
banyak lagi. Hal ini mendorong adanya peningkatan keamanan dari web agar tidak
adalagi isu-isu yang terjadi dalam perkembangan web.
6.5 Ekonomi Informasi dan
Komunikasi
Selain sebagai
media untuk bertukar informasi, web juga dapat dijadikan sebagai media
komunikasi dan bahkan ekonomi. Dengan adanya web, pengguna dapat berkomunikasi
dengan pengguna lainnya walau berbeda lokasi, contohnya adalah penggunaan media
sosial. Dari sisi ekonomi, web dapat di jadikan media transaksi elektronik yang
dapat menghasilkan keuntungan, contohnya web jual beli yang semakin digemari.
6.6 hegemoni Liberal
Web adalah
ruang yang dirancang untuk menyalurkan berbagai informasi kepada penggunanya. Akibat
keberagaman informasi yang terdapat pada web, terdapat informasi yang
bertentangan dengan peraturan di suatu Negara. Dengan adanya informasi yang
tidak sesuai ini, beberapa Negara melakukan pemblokiran terhadap web-web tertentu
agar tidak dapat diakses oleh pengguna dari Negara tersebut. Hal ini juga dapat
menjaga moral dari suatu Negara dari kerusakan yang diakibatkan oleh informasi
yang tidak pantas tersebut.
Sosiologi Web (Bab 5.4)
Didalam web terdapat
interaksi antara seluruh penggunanya. Interaksi yang terjadi pada web berupa
kegiatan pertukaran informasi antara penyedia informasi dan juga yang
membutuhkan informasi tersebut. Hal ini membuat web sebagai cerminan dari
masyarakat itu sendiri. Tidak hanya sebagai media informasi, Web juga menjadi
suatu sarana hiburan dengan adanya penyedia layanan hiburan pada web. Web pada
saat ini juga dijadikan sebagai media untuk memperoleh keuntungan seperti
adanya transaksi jual beli melalui web yang semakin diminati.
5.4.1 Komunitas
Dengan adanya
web, semakin banyak terbentuknya komunitas yang berasal dari suatu kegemaran
yang sama. Web membuat individu dengan suatu kegemaran dapat menjalin suatu
hubungan dengan individu lain dengan kegemaran yang sama walau dengan lokasi
yang berjauhan sekalipun. Contoh komunitas yang terlahir dari adanya web adalah
komunitas game, komunitas pecinta binatang dan lainnya.
5.4.2 Struktur
Struktur sosial
pada web tersusun atas refleksi dari kehidupan sosial manusia yang di lakukan pada
suatu web. Selain itu, terbentuk juga suatu struktur informasi yang merupakan
hasil dari komunikasi antar pengguna web yang saling bertukar informasi dan
juga bertukar pengetahuan sehingga web dapat dijadikan suatu media pembelajaran
bagi masyarakat.
5.4.3 Kualitas
Pada web,
diiperlukan adanya suatu pengukuran kualitas dari suatu halaman. Hal ini akan
menjadikan pencarian informasi menjadi efektif dan sesuai dengan kebutuhan dari
pengguna sehingga biaya yang diperlukan menjadi lebih kecil. Saat ini metode
untuk melakukan pengukuran kuallitas dari suatu informasi pada halaman web
semakin baik, sebagai contoh popular adalah pagerank.
5.4.4 Kepercayaan dan reputasi
Diidalam web
sosial, suatu kepercayaan dan reputasi perlu dibangun sebagai tolak ukur yang
dapat digunakan dalam kegiatan sosial dalam web. Sebagai contoh sederhana, pada
suatu kegiatan jual beli, di perlukan adanya suatu kepercayaan dari pengguna untuk
melakukan transaksi, tanpa adanya kepercayaan, tidak akan terjadi suatu
transaksi, dengan begitu, penyedia layanan perlu untuk membangun kepercayaan
dangan mengedepankan keamanan transaksi sehingga pengguna berani untuk
menjadikan web sebagai media transaksi. Setelah terbentuk suatu kepercayaan,
akan terlihat reputasi dari transaksi yang telah dilakukan sebelumnya. Dengan reputasi
yang baik, akan semakin banyak transaksi yang akan dilakukan pada web tersebut.
Langganan:
Postingan (Atom)
